Sabtu, 20 Januari 2029
Dikira Tidak Waras
Injil hari ini hanya dua ayat, tetapi isinya menampar. Yesus masuk rumah, orang banyak berkerumun lagi, sampai makan pun mereka tidak sempat. Lalu kaum keluarga-Nya datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi.
Kemarin kita mendengar Ia memanggil dua belas orang untuk tinggal bersama-Nya. Hari ini keluarga-Nya sendiri justru ingin membawa-Nya pulang. Yang dekat secara darah belum tentu paham. Kasih yang total memang sering tampak seperti kurang perhitungan di mata orang yang menyayangi kita dengan hitungan aman.
Perhatikan alasan tuduhan itu: Ia melayani sampai lupa makan. Dunia menyebut wajar orang lembur demi uang, tetapi menyebut gila orang yang berlelah demi sesama tanpa dibayar. Ukuran waras dunia memang sering kali soal untung.
Hampir semua orang yang sungguh mengikuti Kristus pernah dianggap berlebihan. Terlalu jujur, terlalu murah hati, terlalu gampang memaafkan. Kalau kita tidak pernah sekali pun dianggap aneh karena kebaikan, jangan-jangan kebaikan kita masih terlalu aman.
Ini bukan ajakan menelantarkan diri. Ini ajakan memeriksa ukuran. Waras menurut siapa hidup kita selama ini?
Tuhan, berilah aku keberanian untuk dianggap berlebihan dalam mengasihi, seperti Engkau. Amin.