‹ Semua renungan

Kamis, 18 Januari 2029

Dua Macam Kerumunan

Kemarin kisah di rumah ibadat berakhir mengerikan: orang Farisi keluar dan bersekongkol untuk membunuh Yesus. Hari ini Markus memperlihatkan pemandangan sebaliknya. Dari Galilea, Yudea, Yerusalem, bahkan Tirus dan Sidon, orang berbondong-bondong mencari Dia, berdesak-desakan ingin menjamah-Nya.

Dua kerumunan mengelilingi Yesus yang sama. Yang satu mengamat-amati untuk mencari kesalahan. Yang lain berdesakan karena butuh disembuhkan. Yang membedakan bukan jarak, sebab keduanya sama-sama dekat. Yang membedakan isi hati: yang satu merasa sudah benar, yang lain tahu dirinya sakit.

Menarik pula, roh-roh jahat berteriak tepat: Engkaulah Anak Allah. Pengetahuan mereka lurus, tetapi tidak menyelamatkan mereka. Tahu tentang Yesus ternyata belum tentu percaya kepada Yesus.

Kita rajin dekat dengan hal-hal kudus. Misa, doa lingkungan, kitab suci. Tetapi kedekatan bisa berisi dua hal yang berlawanan: kebutuhan yang jujur, atau pengamatan yang dingin sambil menilai homili dan mengukur sesama umat. Kerumunan yang mana kita ini? Santa Agnes, yang dikenang hari ini, masih belasan tahun ketika memilih mati daripada meninggalkan Kristus. Kedekatannya jelas bukan basa-basi.

Yesus menyiapkan perahu kecil agar tidak terhimpit, tetapi Ia tidak pergi. Ia tetap di situ bagi semua yang sungguh mencari.

Tuhan, jadikanlah kedekatanku dengan-Mu kedekatan orang sakit yang mencari sembuh, bukan pengamat yang mencari salah. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →