Selasa, 19 Desember 2028
Ketika Doa Terlambat Dijawab
Ada doa yang kita panjatkan begitu lama sampai kita sendiri lupa pernah memintanya. Zakharia dan Elisabet sudah tua. Harapan punya anak pasti sudah lama mereka kubur. Ketika malaikat berkata, "doamu telah dikabulkan", boleh jadi Zakharia bahkan sudah berhenti berdoa untuk itu.
Justru karena itu ia sukar percaya. "Bagaimana aku tahu hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua." Dan ia dijadikan bisu sampai anak itu lahir. Sebuah hukuman, tetapi juga rahmat yang tersamar. Sembilan bulan dalam diam, Zakharia dipaksa mendengarkan, bukan berbicara. Kadang Allah membungkam mulut kita supaya hati kita akhirnya mau menyimak.
Kisah ini bukan yang pertama. Bacaan pertama mengisahkan ibu Simson, yang juga mandul, yang juga dikunjungi malaikat. Allah punya kebiasaan lama membuka rahim yang tertutup, memulai hidup di tempat yang manusia sudah anggap mustahil.
Adven adalah musim bagi mereka yang doanya belum dijawab. Bagi yang lelah menunggu. Kisah Zakharia berbisik, penundaan bukan penolakan. Kadang Allah menahan jawaban sampai waktu yang membuatnya jauh lebih bermakna.
Doa mana yang sudah lama kupendam dan hampir kutinggalkan, yang mungkin sedang dijawab Tuhan pada waktu-Nya?
Tuhan, ketika jawaban-Mu terasa terlambat, jagalah aku tetap percaya. Bungkamkanlah kata-kataku yang gelisah, agar aku belajar menyimak dan menanti. Amin.