‹ Semua renungan

Jumat, 10 November 2028

Alamat Pulang

Para perantau punya keanehan yang menyentuh. Bertahun-tahun tinggal di kota, tetapi kalau ditanya orang mana, yang disebut tetap nama kampungnya. Rumah kontrakan boleh pindah-pindah; alamat pulang cuma satu.

Paulus menulis kepada jemaat Filipi: kewargaan kita adalah di dalam surga. Filipi adalah kota koloni Roma; warganya bangga menyandang status warga Roma meski tinggal jauh di Makedonia. Paulus meminjam kebanggaan itu: kalian boleh tinggal di mana saja, tetapi ingatlah kalian warga negeri lain. Jangan seperti mereka yang Tuhannya ialah perut dan pikirannya semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.

Leo Agung, paus yang kita kenang hari ini, memegang kewargaan itu dengan teguh. Ketika Attila dan pasukannya mengancam Roma, Leo keluar menghadang tanpa senjata, hanya dengan wibawa dan kata-kata, dan pasukan itu berbalik pulang. Orang yang tahu alamat pulangnya tidak mudah gentar oleh apa pun di tengah jalan.

Dalam Injil, Yesus memuji bendahara yang cerdik mengamankan masa depannya. Anak-anak terang diajak sama cerdiknya: menata harta, waktu, dan keputusan hari ini menurut alamat yang kekal itu.

Tuhan, jangan biarkan aku terlalu betah di perantauan sampai lupa pulang. Arahkan langkahku ke rumah Bapa. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →