‹ Semua renungan

Sabtu, 4 November 2028

Rebutan Kursi

Datanglah ke resepsi pernikahan dan perhatikan kursinya. Deretan depan berkain putih, bertuliskan tamu kehormatan. Ada saja yang datang cepat-cepat bukan untuk membantu, melainkan untuk mengamankan tempat. Rupanya zaman Yesus pun sama; Ia melihat para tamu berebut tempat kehormatan.

Nasihat-Nya sederhana: pergilah duduk di tempat yang paling rendah. Ini bukan strategi pura-pura merendah supaya dipanggil ke depan. Ini kebenaran tentang Allah sendiri: barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan, dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan.

Carolus Borromeus, yang kita kenang hari ini, lahir di kursi paling depan. Bangsawan Milan, menjadi kardinal pada usia sangat muda. Tetapi ketika wabah pes melanda kotanya dan para pembesar mengungsi, ia justru turun: berjalan mengunjungi orang sakit yang dijauhi semua orang, menjual perabot rumahnya demi memberi makan yang lapar. Ia tahu, kursi kehormatan yang sejati bukan yang diduduki, melainkan yang ditinggalkan demi kasih.

Kemarin kita mendengar Paulus mendoakan agar kasih jemaat Filipi makin melimpah. Hari ini ia menunjuk dirinya sendiri: bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Orang yang sudah menemukan Kristus memang tidak sibuk lagi berebut kursi.

Tuhan, lepaskan aku dari lapar hormat, dan ajari aku memilih tempat yang paling rendah dengan hati gembira. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →