‹ Semua renungan

Sabtu, 30 September 2028

Sebelum Senja

Pengkhotbah melukis usia tua dengan puisi yang halus: penjaga-penjaga rumah gemetar, itulah tangan; perempuan-perempuan penggiling berhenti karena berkurang jumlahnya, itulah gigi; yang melihat dari jendela menjadi kabur, itulah mata. Rumah tubuh perlahan meredup menjelang senja.

Justru dari sana lahir nasihatnya yang terkenal: ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu. Jangan menunggu senja untuk mulai mencari Allah. Iman bukan urusan masa pensiun, bukan cadangan untuk hari tua; ia paling indah ketika dipersembahkan bersama tenaga yang masih penuh.

Hieronimus, yang kita kenang hari ini, memakai masa mudanya untuk belajar bahasa dan sastra, lalu mempersembahkan seluruh keahlian itu kepada Allah. Puluhan tahun ia menekun di sebuah gua di Betlehem, menerjemahkan Kitab Suci supaya umat dapat membacanya. Warisannya sebuah kalimat yang terus dikutip sampai sekarang: tidak mengenal Kitab Suci berarti tidak mengenal Kristus.

Injil hari ini memperlihatkan para murid yang tidak memahami perkataan Yesus dan tidak berani bertanya. Hieronimus menawarkan jalan keluarnya: bertanyalah dengan tekun kepada Kitab Suci, setiap hari, selagi sempat.

Apa yang bisa kita persembahkan kepada Allah hari ini, selagi hari kita belum senja?

Tuhan, kuingat Engkau selagi aku kuat; jadikanlah firman-Mu pelita sampai senjaku. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →