‹ Semua renungan

Sabtu, 16 September 2028

Digali Dalam-Dalam

Dua rumah bisa tampak kembar: cat sama, pagar sama, genteng sama. Bedanya baru kelihatan waktu banjir datang. Fondasi memang satu-satunya bagian rumah yang tidak pernah difoto, tetapi dialah yang menentukan segalanya.

Kemarin Yesus berbicara tentang balok di mata; hari ini Ia menutup khotbah-Nya dengan gambar dua rumah. Orang yang mendengar firman dan melakukannya seperti orang yang menggali dalam-dalam dan meletakkan dasar di atas batu. Kata kuncinya sering terlewat: menggali dalam-dalam. Iman yang tahan banjir tidak terjadi kebetulan; ia dikerjakan pelan-pelan, bertahun-tahun, di bagian yang tidak dilihat orang.

Hari ini Gereja mengenang dua sahabat yang fondasinya teruji: Kornelius, paus di Roma, dan Siprianus, uskup Kartago. Di tengah penganiayaan abad ketiga mereka saling meneguhkan lewat surat, dan keduanya akhirnya menyerahkan nyawa. Ketika banjir datang, rumah mereka tidak goyah.

Pohon dikenal dari buahnya, kata Yesus di bagian awal. Rumah dikenal saat banjir. Iman dikenal bukan dari serunya kita berkata Tuhan, Tuhan, melainkan dari melakukan apa yang Ia katakan.

Di bagian tersembunyi hidup kita, masih adakah penggalian yang sedang berjalan?

Tuhan, jadikanlah firman-Mu batu dasar rumahku, agar aku tidak goyah saat banjir datang. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →