‹ Semua renungan

Selasa, 12 September 2028

Rela Dirugikan

Sengketa warisan adalah cerita sedih yang itu-itu juga: dua saudara memperebutkan sepetak tanah, perkaranya menang di pengadilan, tetapi lebaran tidak lagi saling mengunjungi. Menang perkaranya, hilang saudaranya.

Paulus melihat hal serupa di Korintus: orang seiman saling menggugat di depan hakim yang tidak percaya. Vonisnya keras: adanya saja perkara di antara kamu sudah merupakan kekalahan bagi kamu. Lalu ia melontarkan pertanyaan yang nyaris tidak masuk akal: mengapa kamu tidak lebih suka menderita ketidakadilan? Mengapa tidak lebih suka dirugikan?

Di zaman yang mengajari kita menuntut hak sampai titik penghabisan, kalimat itu terdengar seperti kekalahan. Padahal Paulus sedang menghitung dengan mata uang lain: seorang saudara lebih mahal daripada sebuah kemenangan.

Injil menampilkan hitungan yang sama dalam bentuk lain. Sesudah penyembuhan pada hari Sabat kemarin membuat lawan-lawan-Nya berunding penuh amarah, Yesus naik ke bukit dan semalam-malaman berdoa, lalu memilih dua belas rasul. Dalam daftar itu ada Yudas, yang kelak mengkhianati-Nya. Yesus tahu setiap relasi berisiko merugikan, dan Ia tetap memilih untuk percaya.

Adakah perkara yang layak kita relakan hari ini, demi menyelamatkan seorang saudara?

Tuhan, bebaskan aku dari gatal untuk selalu menang; ajarilah aku kalah demi kasih. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →