‹ Semua renungan

Kamis, 31 Agustus 2028

Ronda

Peronda yang baik tidak berdiri kaku menatap gerbang sepanjang malam. Ia berkeliling, memukul kentongan, menyeduh kopi, memeriksa rumah yang lampunya mati. Berjaga ternyata bukan ketegangan, melainkan kesetiaan mengerjakan hal-hal biasa selagi orang lain lelap.

Injil di penutup bulan ini berbicara tentang berjaga: "Kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang." Lalu Yesus menjelaskan seperti apa orang yang berjaga itu. Bukan yang duduk menatap langit sambil menghitung tanda-tanda, melainkan "hamba yang setia dan bijaksana", yang memberikan makanan kepada orang-orang yang dipercayakan kepadanya pada waktunya. Kesiapan menyambut Tuhan diukur dari tugas sehari-hari yang tetap dikerjakan dengan baik.

Paulus memuji jemaat Korintus dengan nada yang sama: mereka tidak kekurangan dalam suatu karunia pun "sementara menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus". Menanti dan berkarya ternyata tidak bertentangan. Justru orang yang yakin Tuannya akan datang akan menjaga dapurnya tetap mengepul.

Besok kalender berganti bulan. Cara terbaik menyongsong waktu yang tidak kita ketahui bukanlah cemas, melainkan setia: pekerjaan hari ini dikerjakan sungguh-sungguh, orang yang dititipkan kepada kita diberi makan pada waktunya.

Bila malam ini Sang Tuan datang, Ia mendapati kita sedang mengerjakan apa?

Tuhan, jadikanlah aku hamba yang Kaudapati setia pada tugasku ketika Engkau datang. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →