‹ Semua renungan

Sabtu, 17 Juni 2028

Membakar Bajak

Ada pedagang yang ketika beralih usaha menjual gerobak lamanya sekalian. Katanya, kalau gerobak masih ada di rumah, hati gampang tergoda kembali. Keputusan besar memang butuh pintu belakang yang ditutup.

Kemarin di gunung Horeb, Elia menerima perintah mengurapi Elisa sebagai penggantinya. Hari ini jubah itu sungguh dilemparkan. Dan lihatlah jawaban Elisa. Ia tidak hanya berkata ya. Ia menyembelih sepasang lembunya, memasak dagingnya dengan kayu bajak sebagai api, lalu membagikannya kepada orang-orangnya. Lembu dan bajak itu seluruh mata pencahariannya. Sesudah malam itu tidak ada lagi jalan pulang. Yang tersisa hanya jalan mengikuti Elia.

Dalam Injil, Yesus mengajar: jika ya, hendaklah kamu katakan ya; jika tidak, katakanlah tidak; apa yang lebih dari itu berasal dari si jahat. Elisa memperlihatkan ya macam itu: ya yang bulat, tanpa koma, tanpa syarat yang disimpan diam-diam.

Kita sering menjawab panggilan Tuhan dengan ya bersayap. Ya, nanti. Ya, kalau sempat. Ya, asal tidak rugi. Bajak apa yang perlu kita relakan supaya ya kita menjadi utuh?

Tuhan, mantapkanlah hatiku. Jadikanlah ya-ku sungguh ya, hari ini dan seterusnya. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →