Senin, 12 Juni 2028
Kurir Berbulu Hitam
Petani tidak menyukai burung gagak. Warnanya hitam, suaranya parau, makanannya bangkai. Dalam Taurat ia bahkan tergolong binatang najis. Pendeknya, bukan kandidat pembawa berkat.
Justru burung itulah yang dipilih Allah menjadi kurir bagi Elia. Ketika kemarau menghukum negeri dan sang nabi bersembunyi di tepi sungai Kerit, pagi dan petang gagak-gagak datang membawa roti dan daging. Allah rupanya tidak memeriksa daftar hewan terhormat sebelum memilih alat-Nya.
Injil hari ini seirama. Sabda Bahagia adalah daftar orang-orang yang tidak masuk hitungan dunia: yang miskin, yang berdukacita, yang lemah lembut, yang dianiaya. Justru merekalah yang disebut berbahagia, sebab lewat merekalah Kerajaan Surga menampakkan diri di bumi.
Kita sering menunggu pertolongan datang lewat pintu yang kita duga: orang penting, jalur resmi, rezeki besar. Padahal Allah gemar memakai gagak. Tetangga yang sederhana, tamu yang tidak diundang, peristiwa yang semula terasa sial. Berapa banyak kiriman Allah pernah kita tolak hanya karena bungkusnya tidak meyakinkan?
Tuhan, bukalah mataku bagi kurir-kurir-Mu yang tak terduga, dan jadikanlah aku salah satunya bagi sesamaku. Amin.