Sabtu, 27 Mei 2028
Minta Sendiri
Waktu masih kecil, kalau ada permintaan sulit, kita biasanya lewat perantara. Kita bisikkan dulu kepada ibu, biar ibu yang menyampaikan kepada ayah. Kita belum berani bicara langsung. Tetapi ada satu hari ketika ayah berkata, "Lain kali bilang saja sendiri, Nak." Kalimat itu tanda bahwa hubungan sudah cukup dekat untuk bicara tanpa penghubung.
Kemarin kita mendengar Yesus berjanji bahwa sukacita kita akan menjadi penuh. Hari ini Ia menunjukkan salah satu jalannya, yaitu doa yang berani dan langsung. "Mintalah, maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu." Lalu Ia berkata sesuatu yang mengejutkan: "Tidak Aku katakan kepadamu bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa, sebab Bapa sendiri mengasihi kamu." Ternyata kita tidak perlu takut Bapa itu jauh dan galak, sehingga hanya berani menitip lewat Yesus. Bapa sendiri mengasihi kita. Kita boleh datang langsung.
Betapa banyak dari kita yang masih memperlakukan Allah seperti pejabat tinggi yang hanya bisa didekati lewat sekian banyak perantara. Padahal Yesus justru membuka pintu selebar-lebarnya: berdoalah dalam nama-Ku, dan bicaralah kepada Bapa sebagai anak kepada bapaknya.
Hari ini, adakah permintaan yang kita simpan karena merasa tak layak menyampaikannya sendiri? Sampaikanlah. Bapa sendiri sudah menunggu, dan Ia mengasihi kita.
Bapa, terima kasih karena Engkau mengasihiku sendiri. Berilah aku keberanian datang langsung kepada-Mu dengan segala permohonanku. Amin.