‹ Semua renungan

Rabu, 24 Mei 2028

Yang Belum Sanggup Kita Tanggung

Guru yang bijak tahu kapan harus berhenti. Ia tidak menumpahkan seluruh isi buku pada murid kelas satu. Bukan karena ilmunya kurang, melainkan karena anak itu belum sanggup menampungnya. Ada pelajaran yang harus menunggu waktunya, sebab diberikan terlalu cepat malah membebani, bukan mencerahkan.

Kemarin kita mendengar Yesus berkata bahwa lebih berguna Ia pergi, supaya Penghibur datang. Hari ini Ia menjelaskan cara kerja Penghibur itu: "Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya." Yesus sendiri menahan diri. Ia tidak membanjiri para murid dengan segala kebenaran sekaligus. Ia menyerahkannya pada Roh Kebenaran, yang akan memimpin mereka ke dalam seluruh kebenaran, pelan-pelan, sesuai kesanggupan.

Ini menghibur bagi kita yang sering tidak sabar ingin langsung mengerti segalanya: mengapa hidup begini, kapan doa dijawab, ke mana semua ini menuju. Iman bukan sesuatu yang tuntas dalam sekali terima. Ia perjalanan yang dituntun langkah demi langkah. Orang tua di kampung punya nasihat yang pas: alon-alon waton kelakon, pelan-pelan asal sampai.

Ada hal-hal yang baru bisa kita mengerti setelah melewatinya, bukan sebelumnya. Hari ini, maukah kita percaya pada Sang Pemimpin, meski belum semua terang?

Roh Kebenaran, tuntunlah aku langkah demi langkah. Berilah aku kesabaran untuk yang belum kumengerti hari ini. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →