‹ Semua renungan

Sabtu, 20 Mei 2028

Suara Minta Tolong

Ada suara yang membangunkan kita tengah malam: ketukan di pintu, tetangga yang butuh pertolongan. Dalam sekejap kantuk hilang, karena ada yang lebih mendesak daripada tidur kita. Panggilan minta tolong punya kuasa untuk mengubah rencana kita seketika.

Paulus mengalami panggilan semacam itu, lewat mimpi. Pada suatu malam di Troas ia melihat seorang Makedonia berdiri dan berseru, "Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!" Sebelum itu, jalan-jalannya seperti terus tertutup: dicegah masuk ke Asia, tidak diizinkan ke Bitinia. Baru setelah suara minta tolong itu terdengar, arah menjadi jelas. Rombongan pun segera bersiap menyeberang, yakin bahwa Allah sendiri memanggil mereka lewat jeritan itu.

Menarik, misi besar ke Eropa tidak lahir dari ambisi menaklukkan wilayah baru, melainkan dari mendengar satu suara yang meminta tolong. Injil bergerak mengikuti kebutuhan, bukan sekadar peta strategi. Ke mana ada orang berseru minta ditolong, ke situ murid diutus.

Di sekitar kita, suara-suara minta tolong itu tidak selalu terucap keras. Kadang hanya berupa wajah lelah, pesan singkat yang tak terbalas, atau kursi kosong di gereja. Sudikah kita menyeberang?

Tuhan, buatlah telingaku peka pada mereka yang berseru minta tolong, dan berilah aku hati yang rela menyeberang. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →