‹ Semua renungan

Sabtu, 29 April 2028

Berani di Zaman Ribut

Kemarin orang banyak kenyang oleh roti dan hendak menjadikan Yesus raja dengan paksa. Hari ini, hanya berselang beberapa jam, murid-murid-Nya justru terombang-ambing di danau yang bergelora, sendirian dalam gelap, sementara Yesus belum juga datang. Sukacita kemarin cepat berganti ketakutan hari ini. Begitulah hidup iman, naik turun seperti perahu di air.

Ke dalam ombak itu Yesus datang berjalan di atas air dan berkata, "Aku ini, jangan takut." Kehadiran-Nya tidak selalu meredakan badai seketika, tetapi mengubah cara murid menghadapinya. Yang menakutkan bukan lagi ombak, melainkan gelap tanpa Dia.

Hari ini Gereja memperingati Santa Katarina dari Siena, seorang perempuan sederhana yang hidup di zaman yang sungguh bergelora. Gereja saat itu terpecah, para pemimpin saling berseteru, dan Paus bahkan tinggal jauh dari Roma. Di tengah badai itu Katarina, yang tidak berpendidikan tinggi, berani menulis surat menegur para pembesar dan mendesak Paus kembali ke tempatnya. Ia berani karena ia tahu siapa yang berjalan di atas ombak zamannya.

Kita pun sering merasa perahu terlalu kecil untuk lautan yang terlalu besar. Zaman terasa gelap, persoalan terasa melampaui tenaga kita. Tetapi suara yang sama masih terdengar, Aku ini, jangan takut.

Ketika badai zaman terasa mengepung, kepada suara siapa telinga kita berpaling?

Tuhan, di tengah gelombang yang menakutkan, biarlah aku mendengar suara-Mu, Aku ini, jangan takut. Seperti Katarina, beri aku keberanian untuk setia di zaman yang bergelora. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →