‹ Semua renungan

Kamis, 30 Maret 2028

Yang Berdiri di Tengah

Ada peran sunyi yang menyelamatkan banyak orang: pembela yang bicara ketika kita tidak ada di ruangan. Ketika nama kita dijelek-jelekkan dalam rapat, ada satu orang yang berkata, "Tunggu dulu, saya kenal dia." Sering kita tidak pernah tahu telah dibela.

Musa memainkan peran itu di gunung Sinai. Di bawah, umat sedang menyembah anak lembu emas. Murka Allah bangkit, dan Musa justru ditawari jalan enak: umat ini dibinasakan, lalu engkau Kubuat menjadi bangsa yang besar. Musa menolak tawaran itu. Ia memilih berdiri di tengah, antara Allah dan umat yang bersalah, mengingatkan Allah akan janji-Nya kepada Abraham, Ishak, dan Israel. Dan menyesallah TUHAN karena malapetaka yang dirancangkan-Nya.

Doa syafaat memang seajaib itu: Allah berkenan dilunakkan oleh manusia yang mengasihi sesamanya.

Dalam Injil, percakapan Yesus dengan orang Yahudi masih berlanjut dari kemarin. Ia menyebut nama yang sama: yang mendakwa kamu adalah Musa. Pembela terbesar Israel bisa menjadi pendakwanya bila kesaksiannya ditolak. Sementara itu Yesus sendiri sedang berjalan menuju peran Musa yang sempurna: berdiri di tengah, terentang di salib, membela kita semua.

Siapa yang hari-hari ini membutuhkan aku berdiri di tengah baginya dalam doa?

Tuhan, jadikanlah aku pendoa bagi orang lain, berani berdiri di tengah seperti Musa. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →