‹ Semua renungan

Senin, 27 Maret 2028

Pulang Bermodal Satu Kalimat

Bayangkan seorang bapak menempuh perjalanan jauh demi anaknya yang sekarat. Dari Kapernaum ke Kana itu berjam-jam berjalan kaki, mendaki pula. Sampai di tujuan, ia tidak mendapat apa yang dimintanya. Yesus tidak ikut pulang. Ia hanya diberi satu kalimat: "Pergilah, anakmu hidup!"

Lalu terjadi hal yang menakjubkan: orang itu percaya akan perkataan Yesus, lalu pergi. Ia pulang menempuh jalan panjang yang sama, bermodal satu kalimat. Tanpa bukti, tanpa jaminan tertulis, tanpa melihat anaknya membaik lebih dulu. Setiap langkah pulang itu adalah iman yang sedang berjalan.

Di tengah jalan hamba-hambanya menyongsong dengan kabar: anaknya hidup. Ia bertanya pukul berapa demamnya hilang. Jawabannya persis saat Yesus mengucapkan kalimat itu. Pegawai istana itu pun percaya, ia dan seluruh keluarganya.

Banyak dari kita berdoa sambil menuntut Yesus ikut pulang: harus terlihat, harus terasa, harus sekarang. Padahal sering kali yang diberikan-Nya adalah sebuah kalimat untuk dibawa pulang: firman dalam bacaan hari ini, kata damai sesudah pengakuan dosa, keyakinan sunyi di ujung doa. Cukupkah itu bagiku untuk melangkah?

Tuhan, kuatkanlah aku berjalan pulang bermodal firman-Mu, percaya sebelum melihat. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →