‹ Semua renungan

Selasa, 21 Maret 2028

Sepuluh Ribu Banding Seratus

Cobalah hitung perbandingan ini. Sepuluh ribu talenta kira-kira upah buruh selama ratusan ribu hari kerja, jumlah yang mustahil dilunasi seumur hidup. Seratus dinar hanya upah seratus hari. Angka yang sengaja dibuat Yesus timpang luar biasa.

Hamba dalam perumpamaan itu berutang sepuluh ribu talenta dan dihapuskan seluruhnya, hanya karena memohon. Keluar dari ruangan, ia mencekik kawannya yang berutang seratus dinar kepadanya. Ia baru saja diampuni seukuran gunung, lalu menagih seukuran kerikil.

Kita geram membacanya. Tetapi perumpamaan ini lahir dari pertanyaan Petrus yang sangat mirip dengan hitungan kita: sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku, sampai tujuh kali? Petrus sudah merasa royal. Yesus menjawab: tujuh puluh kali tujuh kali. Artinya, berhentilah menghitung.

Pengampunan biasanya macet karena kita hanya memandang utang orang kepada kita. Perumpamaan ini menyuruh kita menoleh dulu ke belakang, ke ruangan tempat utang kita sendiri dihapus. Siapa yang sungguh sadar pernah diampuni segunung, akan malu menagih kerikil.

Kerikil siapa yang masih kugenggam erat-erat sampai hari ini?

Bapa, Engkau telah menghapus utangku yang tak terbayar. Lepaskanlah genggaman tanganku dari kesalahan kecil sesamaku. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →