‹ Semua renungan

Selasa, 7 Maret 2028

Hujan Tidak Pernah Gagal

Tidak ada hujan yang turun sia-sia. Ia membasahi genting, meresap ke tanah, mencari akar. Sebagian menguap, tetapi yang menguap pun naik menjadi awan dan kembali lagi. Petani boleh gagal panen. Hujan tidak pernah gagal menjadi hujan.

Yesaya memakai gambar ini untuk firman Allah: seperti hujan turun dari langit dan tidak kembali dengan sia-sia, demikianlah firman-Ku. Ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki. Firman itu bekerja seperti air. Pelan, meresap, tidak bisa dipaksa buru-buru, tetapi pasti.

Maka menarik bahwa dalam Injil hari ini Yesus melarang doa yang bertele-tele. Jangan menyangka karena banyaknya kata doamu dikabulkan, kata-Nya. Lalu Ia mengajarkan Bapa Kami: doa yang pendek, padat, bisa selesai dalam satu tarikan napas panjang.

Doa rupanya bukan proyek merayu Allah dengan kalimat indah. Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan sebelum kamu minta. Doa itu seperti membuka genting hati, membiarkan hujan yang memang sudah mau turun itu masuk dan meresap.

Sudahkah aku sungguh berdoa hari ini, atau baru mengarang kata-kata?

Bapa, turunkanlah firman-Mu seperti hujan atas tanah hatiku yang kering, dan biarkanlah ia bertumbuh menjadi kehendak-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →