Sabtu, 19 Februari 2028
Sebatang Korek
Kebakaran hutan yang menghanguskan ribuan hektar sering bermula dari benda sepanjang jari: sebatang korek atau puntung yang dibuang sembarangan. Yang kecil tidak selalu remeh.
Yakobus memakai gambar itu untuk lidah. Kekang kecil mengendalikan kuda; kemudi kecil membelokkan kapal besar; api kecil membakar hutan luas. Lidah pun anggota kecil, tetapi dari mulut yang satu bisa keluar berkat dan kutuk. Dengan lidah yang sama kita memuji Tuhan pada hari Minggu dan menghanguskan nama baik tetangga pada hari Senin. Hal ini, kata Yakobus, tidak boleh demikian terjadi.
Injil hari ini memberi obatnya. Kemarin Yesus berjanji ada yang akan melihat Kerajaan Allah datang dengan kuasa; enam hari kemudian tiga murid dibawa naik gunung dan Yesus berubah rupa. Petrus, karena tidak tahu harus berkata apa, tetap saja berkata-kata. Lalu dari awan terdengar suara Bapa, dan isinya bukan perintah bicara: Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia. Lidah yang liar hanya bisa dijinakkan oleh telinga yang belajar mendengarkan Kristus.
Sebelum kata berikutnya keluar hari ini, tanyakan sebentar: ini percikan berkat, atau percikan api?
Tuhan, jagalah pintu bibirku. Jadikan lidahku penyala terang, bukan penyulut kebakaran. Amin.