Jumat, 18 Februari 2028
Rekam Jejak
Bank tidak pernah meminjamkan uang hanya karena kata-kata manis. Yang mereka periksa adalah rekam jejak. Kata kredit sendiri berasal dari bahasa Latin credere, percaya. Orang dipercaya bukan karena pandai mengaku, melainkan karena riwayat perbuatannya bisa dibaca.
Yakobus berbicara dengan logika yang sama tentang iman. Apa gunanya berkata beriman tanpa perbuatan? Ia memberi contoh yang pedas: kepada saudara yang kedinginan dan lapar kita berkata, selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang, tetapi tidak memberikan apa-apa. Iman semacam itu, katanya, pada hakekatnya mati. Bahkan setan pun percaya bahwa Allah itu esa, dan mereka gemetar.
Dalam Injil, sesudah kemarin menegur Petrus yang menolak salib, Yesus menyebut bentuk perbuatan iman yang tertinggi: menyangkal diri, memikul salib, berani kehilangan nyawa demi Injil. Iman yang sejati selalu meninggalkan jejak yang bisa dibaca orang, dan jejak itu berbentuk pengorbanan.
Kalau iman kita hari ini diperiksa seperti bank memeriksa nasabah, adakah cukup jejak perbuatan yang menopang pengakuan kita?
Tuhan, aku percaya kepada-Mu. Berilah aku keberanian membuktikannya dengan perbuatan nyata, sekecil apa pun, hari ini. Amin.