‹ Semua renungan

Selasa, 15 Februari 2028

Lupa Punya Apa

Kecemasan punya cara aneh menghapus ingatan. Orang yang sedang panik bisa sibuk mencari kacamata yang sedang bertengger di kepalanya sendiri.

Kemarin Yesus menolak permintaan tanda dan bertolak ke seberang. Di perahu itu para murid ribut: mereka lupa membawa roti, hanya ada satu. Padahal siapa yang sedang duduk bersama mereka di perahu? Dia yang baru saja memberi makan lima ribu orang dengan lima roti, lalu empat ribu orang dengan tujuh roti. Roti hidup ada di sebelah mereka, dan mereka cemas soal bekal.

Yesus menegur bukan dengan mukjizat baru, melainkan dengan pertanyaan ingatan: berapa bakul kamu kumpulkan? Dua belas. Berapa lagi? Tujuh. Angka-angka itu masih mereka hafal, tetapi maknanya sudah menguap. Kecemasan memang semacam lupa: lupa bahwa Allah yang dahulu menolong masih Allah yang sama hari ini.

Maka salah satu latihan iman tertua adalah mengingat-ingat. Hitunglah kembali bakul-bakul dalam hidup kita: doa yang pernah dijawab, masa sulit yang ternyata terlewati, rezeki yang datang tepat waktu. Ingatan yang bersyukur adalah obat kecemasan.

Tuhan, ketika aku cemas, ingatkan aku pada segala kebaikan-Mu yang sudah-sudah. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →