‹ Semua renungan

Senin, 14 Februari 2028

Huruf-Huruf Baru

Setiap orang yang pernah menemani anak belajar membaca tahu keajaiban itu: dari garis-garis kecil yang tampak sepele, tiba-tiba lahir kata, lalu cerita, lalu dunia.

Hari ini Gereja mengenang dua bersaudara dari Tesalonika, Sirilus dan Metodius. Diutus kepada bangsa-bangsa Slavia pada abad kesembilan, mereka menemukan umat yang bahasanya belum mempunyai huruf. Maka mereka tidak hanya berkhotbah; mereka menyusun abjad baru supaya Injil bisa ditulis dan dibaca dalam bahasa rakyat. Dari karya itu lahir aksara yang sampai kini dipakai ratusan juta orang dan dinamai menurut Sirilus: aksara Sirilik.

Dalam Injil, orang Farisi meminta tanda dari langit, dan Yesus mengeluh dalam hati lalu pergi. Ia menolak tanda pesanan, sebab tanda kasih Allah sudah bertaburan bagi yang mau melihat. Sirilus dan Metodius tidak pernah meminta langit terbelah. Mereka justru membuat tanda-tanda kecil, huruf demi huruf, supaya orang dapat membaca kabar yang besar.

Kita pun tidak perlu menunggu mukjizat untuk percaya. Lebih baik bertanya: huruf kecil apa yang bisa kutulis hari ini supaya orang lain terbantu membaca kasih Allah?

Tuhan, jadikan hidupku abjad sederhana yang memudahkan sesamaku membaca kabar baik-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →