Jumat, 28 Januari 2028
Tumbuh Saat Kita Tidur
Petani menyimpan sebuah rahasia yang melegakan: sebagian besar pekerjaan pertumbuhan terjadi bukan di tangannya. Ia menabur, lalu tidur. Ia bangun, mengurus hal lain, dan benih itu tetap tumbuh, "bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu." Bumi bekerja dengan sendirinya, siang dan malam, tanpa menunggu perintah si penabur.
Yesus memakai gambar ini untuk Kerajaan Allah. Ada bagian yang menjadi tugas kita: menabur, menyiram, menanti. Tetapi ada bagian yang bukan urusan kita, yang dikerjakan Allah dalam diam, di kedalaman yang tak kita lihat. Kita sering cemas seolah seluruh hasil bergantung pada usaha kita. Perumpamaan ini melepaskan beban itu: yang menumbuhkan bukan kita.
Hari ini Gereja mengenang Santo Tomas Aquino, salah satu pemikir terbesar sepanjang sejarah Gereja. Ribuan halaman ia tulis tentang Allah dengan ketajaman yang mengagumkan. Namun di akhir hidupnya, setelah sebuah pengalaman doa yang mendalam, ia berkata bahwa semua tulisannya "seperti jerami" dibandingkan dengan apa yang telah ia lihat. Orang paling cerdas itu pun tunduk di hadapan misteri yang melampaui akalnya.
Itulah keseimbangan yang indah. Aquino bekerja keras dengan seluruh akalnya, seperti petani yang rajin menabur. Tetapi ia tahu, pertumbuhan yang sejati, perjumpaan dengan Allah sendiri, adalah anugerah, bukan hasil kerjanya.
Maka kerjakanlah bagianmu hari ini dengan sungguh-sungguh. Lalu tidurlah dengan tenang. Benih itu tumbuh juga saat engkau memejamkan mata.
Tuhan, aku menabur dengan sekuat tenaga, tetapi Engkaulah yang menumbuhkan. Berilah aku kerajinan petani dan kerendahan hati Tomas Aquino, yang tahu bahwa segala pengetahuan pun tunduk di hadapan misteri-Mu. Amin.