‹ Semua renungan

Senin, 17 Januari 2028

Mendengarkan Lebih Baik

Hari ini Gereja mengenang Santo Antonius Abbas, bapa para pertapa. Kisah pertobatannya bermula dari satu kalimat Injil yang ia dengar di gereja, "Juallah segala milikmu dan ikutlah Aku." Orang lain mungkin menganggapnya kiasan. Antonius menanggapinya dengan lurus: ia menjual segalanya dan pergi ke padang gurun. Ia mendengarkan, lalu menaati.

Bacaan pertama hari ini menampilkan kebalikannya. Raja Saul diperintahkan Tuhan untuk menumpas habis, tetapi ia menyisakan yang terbaik dengan dalih hendak dipersembahkan sebagai korban. Terdengar saleh. Tetapi Samuel menjawab dengan kalimat yang menusuk: "Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan."

Inilah godaan orang beragama yang halus. Kita lebih suka memberi Tuhan korban pilihan kita sendiri daripada menaati apa yang sebenarnya Ia minta. Rajin ke gereja tetapi enggan mengampuni. Murah memberi sumbangan tetapi pelit merendahkan diri. Kita menawar dengan Tuhan, memberi yang mudah demi menghindari yang sulit.

Saul sibuk berkorban, Antonius sibuk mendengarkan. Yang satu kehilangan kerajaannya, yang lain menemukan panggilannya. Bedanya bukan pada kesungguhan beragama, melainkan pada kerelaan menaati.

Adakah satu hal yang selama ini jelas Tuhan minta, tetapi kita ganti dengan korban lain yang lebih nyaman?

Tuhan, ajarilah aku bahwa Engkau lebih menginginkan ketaatanku daripada persembahanku. Seperti Santo Antonius, berilah aku hati yang mendengar dan kaki yang langsung melangkah. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →