‹ Semua renungan

Jumat, 31 Desember 2027

Tutup Buku

Malam ini banyak orang menutup buku. Pedagang menghitung untung rugi setahun. Kantor merampungkan laporan. Keluarga-keluarga mengenang: tahun ini siapa yang lahir, siapa yang pergi, apa yang tercapai, apa yang gagal.

Gereja pun menutup tahun, dan pilihan bacaannya menarik. Injil hari terakhir tahun adalah prolog Yohanes, bacaan yang sama dengan hari Natal: "Pada mulanya adalah Firman." Seolah Gereja berkata: sebelum kamu menghitung tahunmu, ingatlah dulu siapa yang ada pada mulanya, dan yang tetap ada sesudah segala hitunganmu selesai.

Kemarin Yohanes menulis bahwa dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya. Hari ini ia menyebut zaman kita "waktu yang terakhir". Kedengarannya menakutkan, padahal maksudnya menyadarkan: waktu itu terbatas, jangan dihabiskan untuk hal-hal yang ikut lenyap.

Dari semua ayat prolog, satu ini layak dibawa masuk tahun baru: "Dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia." Kasih karunia demi kasih karunia: bergulung-gulung, seperti ombak yang tidak berhenti. Tahun yang lewat, dengan segala baik buruknya, ternyata deretan rahmat yang datang susul-menyusul.

Maka tutuplah buku tahun ini bukan dengan penyesalan, melainkan dengan syukur. Saldo akhirnya rahmat.

Tuhan, Firman yang awal dan akhir, kututup tahun ini dengan syukur dan kubuka esok bersama-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →