‹ Semua renungan

Kamis, 30 Desember 2027

Setia dalam Sunyi

Hampir setiap gereja punya mereka: orang-orang tua yang selalu duduk di bangku yang sama pada misa harian pagi. Hujan atau terang, sepi atau ramai, mereka ada. Tidak ada yang menugaskan. Mereka datang karena sudah tidak bisa tidak datang.

Kemarin kita bertemu Simeon yang menatang bayi Yesus. Hari ini Lukas memperkenalkan pasangannya dalam kesetiaan: Hana, nabi perempuan, delapan puluh empat tahun, janda sejak muda. "Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa." Puluhan tahun kesetiaan yang sunyi, tanpa penonton. Dan pada satu pagi biasa, kesetiaan itu berjumpa dengan yang dinantikannya: ia melihat Anak itu, mengucap syukur, lalu menceritakan-Nya kepada semua orang.

Surat Yohanes hari ini memberi kuncinya: "Dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya." Hana sudah lama selesai dengan keinginan dunia. Justru karena itu hatinya lapang untuk menanti yang kekal.

Di ujung tahun, dua orang tua ini bertanya lembut kepada kita: kesetiaan sunyi mana yang sedang kita rawat, yang tidak dilihat siapa-siapa kecuali Allah?

Tuhan, ajarilah aku setia seperti Hana: tekun dalam sunyi, sampai berjumpa dengan-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →