‹ Semua renungan

Rabu, 29 Desember 2027

Menatang

Ada pemandangan yang selalu mengharukan di gereja: seorang kakek menatang bayi pada hari pembaptisan, mengangkatnya dengan dua tangan yang sudah keriput. Dua ujung kehidupan bertemu: yang satu baru mulai, yang satu hampir selesai, dan keduanya saling menerangi.

Itulah adegan Injil hari ini. Simeon, orang tua yang benar dan saleh, seumur hidup menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus menjanjikan ia tidak akan mati sebelum melihat Mesias. Dan pada hari Yesus dibawa ke Bait Allah, Simeon menatang Anak itu sambil berkata: "Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu." Bagi orang lain, itu bayi biasa dari keluarga sederhana dengan kurban sepasang burung. Bagi mata yang menunggu dengan setia, itu keselamatan Allah sendiri.

Kemarin Yohanes menulis bahwa Allah adalah terang. Hari ini ia memberi tandanya: barangsiapa mengenal Allah, ia menuruti perintah-Nya dan mengasihi saudaranya. Mengenal bukan soal hafal, melainkan soal hidup. Simeon mengenal, maka ia mengenali.

Berapa banyak keselamatan lewat di depan kita tanpa kita kenali, karena kita menunggu yang megah sementara Allah datang dalam yang sederhana?

Tuhan, berilah aku mata Simeon: setia menunggu, dan mengenali Engkau dalam yang sederhana. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →