‹ Semua renungan

Rabu, 3 November 2027

Hutang yang Tak Pernah Lunas

Di warung dekat rumah ada buku tulis lusuh. Isinya daftar hutang para pelanggan. Sebagian nama sudah dicoret, tanda lunas. Sebagian lagi bertahun-tahun tidak dicoret juga.

Paulus hari ini bicara soal hutang: janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapa pun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi. Menarik sekali. Semua hutang harus dilunasi, kecuali satu: kasih. Kasih adalah hutang yang boleh, bahkan harus, terus menunggak.

Mengapa tidak pernah lunas? Karena kita menerimanya lebih dulu, dan terus menerimanya setiap hari. Napas pagi ini, orang-orang yang sabar terhadap kita, pengampunan yang kita terima tanpa syarat. Selama kasih Allah masih mengalir kepada kita, selama itu pula kita berhutang meneruskannya kepada sesama.

Injil hari ini menyeimbangkan: Yesus meminta orang duduk menghitung anggaran sebelum membangun menara. Mengikuti Dia memang ada harganya, dan harga itu perlu dihitung dengan jernih. Tapi hitungan pertama seorang murid bukanlah berapa yang harus keluar. Hitungan pertamanya: berapa besar yang sudah kita terima dengan cuma-cuma?

Hari ini, kepada siapa cicilan kasih itu belum kita bayarkan?

Tuhan, Engkau mengasihiku tanpa batas. Ajarilah aku mencicil hutang kasih itu hari ini, kepada orang yang Kautempatkan di dekatku. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →