‹ Semua renungan

Sabtu, 2 Oktober 2027

Nama di Buku Langit

Setiap awal tahun ajaran, hal pertama yang dicari orang tua adalah papan pengumuman. Ada satu pertanyaan saja di kepala: apakah nama anakku tercantum? Kalau tercantum, lega. Semua urusan lain bisa menyusul.

Kemarin kita mendengar Yesus menegur kota-kota yang menolak para utusan-Nya. Hari ini ketujuh puluh murid itu pulang dengan wajah berseri. Setan-setan takluk! Tetapi Yesus meluruskan sukacita mereka: jangan bergembira karena kuasa, bergembiralah karena namamu terdaftar di surga. Bukan prestasinya yang menjadi alasan sukacita, melainkan tercatatnya.

Hari ini kita merayakan para Malaikat Pelindung. Kata malaikat berakar pada angelos, artinya utusan. Ada utusan Allah yang ditugaskan menjaga tiap kita, satu per satu, seperti nama yang dicatat satu per satu. Penjaga itu tidak tampil, tidak minta dihormati, tidak pernah mengeluh kesiangan. Kita tidak pernah berjalan sendirian. Bukankah itu mencengangkan? Sebelum kita berbuat apa-apa, kita sudah dijaga, sudah dicatat, sudah dikasihi.

Maka sukacita orang beriman tidak berdiri di atas keberhasilan. Ia berdiri di atas kepastian bahwa Allah mengenal namanya, menuliskannya, dan tidak akan menghapusnya.

Tuhan, terima kasih untuk malaikat yang Kauutus menjagaku. Buatlah aku bersukacita bukan karena hebatku, tetapi karena kasih-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →