Rabu, 29 September 2027
Tiga Nama dari Langit
Orang tua tidak pernah asal memberi nama. Di dalam nama seorang anak tersimpan doa dan harapan. Menariknya, tiga malaikat agung yang kita rayakan hari ini memiliki nama yang berakhiran sama: El, kata Ibrani untuk Allah.
Mikael berarti "siapakah seperti Allah?" Sebuah nama berbentuk pertanyaan, sekaligus tantangan bagi setiap kesombongan. Gabriel berarti "Allah itu kekuatanku"; dialah pembawa kabar kepada Maria. Rafael berarti "Allah menyembuhkan", penuntun perjalanan Tobia. Tiga nama, tiga kalimat pendek tentang siapa Allah: tak tertandingi, kuat, dan menyembuhkan.
Dalam Injil, Yesus berjanji kepada Natanael: "Engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia." Ia meminjam mimpi Yakub tentang tangga yang menghubungkan bumi dan langit. Bedanya, kini tangga itu bukan lagi benda, melainkan pribadi: Yesus sendiri. Sejak Ia datang, langit dan bumi tidak pernah lagi terputus.
Pesta hari ini mengingatkan hal yang sering kita lupakan: alam semesta lebih ramai daripada yang terlihat. Daniel melihat beribu-ribu melayani Dia. Kita tidak berjuang sendirian; ada utusan-utusan Allah yang mewartakan, menjaga, dan menyembuhkan.
Beranikah kita menjalani hari ini dengan kesadaran bahwa langit terbuka di atas kita?
Ya Allah, utuslah malaikat-Mu menjaga langkahku, dan jadikanlah hidupku tangga kecil yang menghubungkan bumi dengan langit-Mu. Amin.