‹ Semua renungan

Kamis, 16 September 2027

Lima Ratus dan Lima Puluh

Di rumah orang Farisi itu ada dua orang yang sama-sama berutang. Bukan uang, melainkan pengampunan. Bedanya, yang satu tahu dirinya berutang, yang lain merasa bukunya bersih.

Perempuan itu masuk tanpa diundang, menangis di kaki Yesus, menyeka kaki itu dengan rambutnya, meminyakinya dengan minyak wangi. Seisi kota mengenalnya sebagai orang berdosa. Simon si tuan rumah membatin: kalau Yesus nabi, pasti Ia tahu perempuan macam apa ini.

Yesus menjawab batin itu dengan soal hitungan: dua orang berutang, lima ratus dinar dan lima puluh, dua-duanya dihapuskan. Siapa yang lebih mengasihi? Simon menjawab benar: yang paling banyak dihapuskan utangnya.

Lalu Yesus membalik meja perbandingan. Simon tidak memberi air pembasuh kaki; perempuan itu memberi air mata. Simon tidak memberi ciuman salam; ia tidak henti mencium kaki-Nya. Orang yang merasa tidak pernah diampuni memang tidak punya alasan untuk mencintai.

Hari ini Gereja mengenang Kornelius dan Siprianus, dua gembala yang bersahabat dan saling menguatkan sampai keduanya wafat sebagai martir. Saksi-saksi kasih yang tahu betapa besar mereka diampuni.

Kalau kasih kita akhir-akhir ini terasa dingin, jangan-jangan karena kita lupa pernah dihapuskan utang.

Tuhan, ingatkanlah aku betapa banyak Engkau mengampuniku, supaya kasihku tidak menjadi dingin. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →