‹ Semua renungan

Senin, 13 September 2027

Kalimat Sebelum Komuni

Setiap misa, sesaat sebelum komuni, seluruh umat mengucapkan kalimat yang sama: "Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh." Banyak yang hafal di luar kepala tanpa tahu dari mana asalnya.

Kalimat itu lahir di Kapernaum, dari mulut seorang perwira Romawi. Orang asing, bagian dari tentara pendudukan, tetapi mengasihi bangsa yang dijajahnya dan menanggung pembangunan rumah ibadat mereka. Ketika hambanya sakit keras, ia bahkan tidak berani menghadap Yesus sendiri. "Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku. Katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh."

Ia paham cara kerja perintah. Sebagai bawahan yang punya bawahan, satu katanya cukup menggerakkan orang. Maka ia percaya satu kata Yesus cukup menggerakkan kesembuhan, bahkan dari jauh. Lukas mencatat hal langka: Yesus heran, lalu memuji dia di depan orang banyak. Iman sebesar itu tidak dijumpai-Nya di Israel.

Iman perwira itu memadukan dua hal yang jarang bersatu: rendah hati dan yakin penuh. Merasa tidak layak, tetapi tidak ragu sedikit pun.

Bagaimana dengan kita, yang mengucapkan kalimatnya setiap pekan?

Tuhan, aku tidak pantas menyambut-Mu. Bersabdalah saja, maka jiwaku sembuh. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →