‹ Semua renungan

Rabu, 4 Agustus 2027

Merasa Belalang

Sepuluh pengintai pulang dari Kanaan membawa buah anggur yang besar dan nyali yang kecil. Negeri itu memang subur, kata mereka, tetapi penduduknya raksasa. Lalu keluarlah kalimat yang jujur sekaligus menyedihkan: “Kami lihat diri kami seperti belalang.”

Perhatikan: orang Kanaan belum berbuat apa-apa. Yang mengalahkan Israel lebih dulu adalah cara mereka memandang diri sendiri. Kanaan tidak perlu berperang; cukup rasa minder Israel yang bekerja. Empat puluh tahun pengembaraan di padang gurun lahir dari cara pandang sekerdil itu.

Injil hari ini memberi lawan kata dari minder itu. Seorang perempuan Kanaan, justru dari bangsa yang dulu ditakuti, datang kepada Yesus memohon bagi anaknya. Ia didiamkan, disebut bukan sasaran perutusan, bahkan disinggung dengan kata anjing. Ia tidak mundur. “Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.” Yesus kagum: “Hai ibu, besar imanmu.”

Hari ini Gereja mengenang Santo Yohanes Maria Vianney. Di seminari ia dianggap murid yang lamban, nyaris tidak diluluskan. Pastor “belalang” itu kemudian menjadi bapa pengakuan yang didatangi ribuan peziarah dari seluruh Prancis.

Ukuran diri kita di mata sendiri bukanlah ukuran Allah. Yang menentukan bukan besar badan, melainkan besar iman.

Tuhan, saat aku merasa kecil, ingatkanlah aku bahwa Engkau besar. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →