‹ Semua renungan

Rabu, 28 Juli 2027

Wajah yang Tidak Tahu

Wajah susah diajak bohong. Orang yang baru jatuh cinta kelihatan dari matanya. Orang yang habis menangis kelihatan dari bengkaknya. Kita bisa mengatur kata-kata, tetapi wajah bercerita lebih dulu.

Kemarin kita mendengar Musa bercakap-cakap dengan Allah seperti dengan teman. Hari ini kita melihat akibatnya di tubuhnya: ketika turun dari Sinai, kulit mukanya bercahaya. Dan bagian paling indah dari ayat itu: tidaklah ia tahu bahwa kulit mukanya bercahaya. Orang lain yang melihat. Ia sendiri tidak.

Begitulah tanda pergaulan yang lama dengan Tuhan: ia memancar tanpa disadari pemiliknya. Orang yang tekun berdoa jarang merasa dirinya suci; justru orang di sekitarnya yang merasakan teduh. Cahaya yang asli memang tidak pernah berkaca.

Ini kebalikan dari kebiasaan zaman kita, yang rajin mengatur pancaran diri: memilih sisi wajah terbaik, menata kesalehan agar kelihatan orang. Cahaya Musa tidak diatur. Ia sekadar buah dari empat puluh hari berhadapan muka dengan Allah.

Maka kalau ingin wajah yang meneduhkan, jangan sibuk memoles wajah. Perbanyaklah duduk menghadap Dia, seperti orang menemukan harta terpendam di ladang. Sisanya akan kelihatan sendiri, justru pada saat kita tidak tahu.

Tuhan, biarlah wajahku memantulkan terang-Mu tanpa aku menyadarinya, dan tanpa aku memamerkannya. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →