‹ Semua renungan

Jumat, 18 Juni 2027

Alamat Hati

Setiap kali beres-beres rumah menjelang hari raya, kita menemukan hal yang sama: barang-barang yang dulu dibeli dengan semangat kini teronggok berdebu. Baju yang hanya dipakai sekali. Perkakas yang lupa fungsinya. Gudang kita adalah museum keinginan yang sudah mati.

Yesus hari ini menunjuk gudang itu: janganlah mengumpulkan harta di bumi; ngengat dan karat merusakkannya, pencuri mencurinya. Bukan karena harta itu jahat, melainkan karena ia fana. Menitipkan hati pada yang fana sama dengan membangun rumah di atas es.

Lalu Yesus menyampaikan kalimat yang layak digantung di setiap lemari: di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. Mau tahu isi hati seseorang? Jangan tanya mulutnya. Lihat ke mana uang, waktu, dan pikirannya mengalir. Hati selalu berdomisili di alamat hartanya.

Kemarin kita mendengar Paulus membela pelayanannya. Hari ini ia membuka daftar kekayaannya yang aneh: didera, dipenjara, karam kapal, lapar, kedinginan. Jika aku harus bermegah, aku akan bermegah atas kelemahanku. Hartanya memang bukan di bumi, maka tidak ada badai yang bisa merampoknya.

Kalau hati kita dilacak seperti kurir melacak paket, di alamat mana ia akan ditemukan?

Tuhan, pindahkanlah alamat hatiku dari gudang yang fana ke rumah-Mu yang kekal. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →