‹ Semua renungan

Selasa, 25 Mei 2027

Muka yang Riang

Kemarin kita melihat orang muda yang pergi dengan sedih karena hartanya banyak. Hari ini Petrus tampil dengan nada sebaliknya, setengah menagih: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!" Kalimatnya menggantung, tetapi maksudnya jelas: lalu kami dapat apa?

Yesus tidak menegur. Ia malah menjawab dengan royal: setiap orang yang meninggalkan rumah dan keluarga karena Injil akan menerima kembali seratus kali lipat, sekarang pada masa ini juga, sekalipun disertai penganiayaan, dan hidup kekal pada zaman mendatang. Perhatikan: sekarang, bukan hanya nanti. Siapa memberi kepada Allah tidak pernah berakhir buntung. Komunitas, saudara seiman, meja makan yang selalu terbuka, sukacita yang tak bisa dibeli, semuanya dikembalikan berlipat-lipat.

Sirakh dalam bacaan pertama menambahkan satu syarat mutu: "Sertakanlah muka yang riang dengan segala pemberianmu." Memberi sambil cemberut itu seperti menyuguhkan teh sambil membuang muka: tehnya sampai, hangatnya tidak. Tuhan tidak menghitung besarnya persembahan, melainkan terangnya wajah yang menyerahkannya.

Kita sudah memberi apa saja kepada Tuhan dan sesama? Waktu, tenaga, uang? Baik. Sekarang periksa wajah kita saat memberikannya. Riang, atau berat hati sambil menghitung untung rugi?

Tuhan, Engkau memberi tanpa menghitung. Ajarilah aku memberi dengan wajah riang, dan percaya pada kelimpahan-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →