Jumat, 14 Mei 2027
Pemain Pengganti
Dalam sepak bola, pemain pengganti duduk di bangku cadangan sepanjang laga. Namanya jarang diteriakkan penonton. Tetapi ketika pelatih memanggil, ia masuk dan bisa menentukan pertandingan.
Hari ini Gereja merayakan pesta Santo Matias, rasul pengganti. Ia masuk menggantikan Yudas yang gugur dari barisan. Syaratnya sederhana namun dalam: ia harus orang yang senantiasa berkumpul bersama para murid, sejak baptisan Yohanes sampai Yesus terangkat. Artinya, selama bertahun-tahun Matias setia mengikuti tanpa jabatan, tanpa nama, tanpa sorotan. Ia bukan orang baru yang mendadak tenar. Ia orang lama yang selama ini tidak terlihat.
Lalu jemaat berdoa, undi dibuang, dan pilihan jatuh padanya. Injil hari ini seakan menjadi surat keputusannya: "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah."
Banyak dari kita merasa seperti cadangan dalam hidup: bukan yang terpandai, bukan yang dipilih pertama, bukan yang disorot. Kisah Matias membisikkan kabar baik: kesetiaan di masa tak terlihat itulah yang dilihat Allah. Panggilan bisa datang kapan saja. Yang penting kita ada, terus berlatih dalam kasih, siap ketika dipanggil.
Tuhan, Engkau melihat kesetiaan yang tersembunyi. Jadikanlah aku siap ketika Engkau memanggil namaku. Amin.