‹ Semua renungan

Sabtu, 13 Maret 2027

Penjaga yang Pulang Kosong

Kemarin kita mendengar orang-orang berusaha menangkap Yesus, tetapi tidak ada yang berani menyentuh-Nya. Hari ini usaha itu resmi: para penjaga Bait Allah dikirim dengan satu perintah jelas, bawa Dia ke mari.

Mereka pulang dengan tangan kosong. Ketika ditanya mengapa, jawaban mereka bukan alasan teknis. Bukan orangnya terlalu ramai, bukan Dia melarikan diri. Jawaban mereka sederhana dan mengejutkan: belum pernah seorang manusia berkata seperti orang itu.

Para penjaga itu datang membawa perintah, pulang membawa kekaguman. Mereka bukan ahli kitab. Justru karena itu telinga mereka masih polos, belum penuh teori. Sementara orang Farisi yang hafal kitab malah sibuk dengan peta: Mesias tidak mungkin dari Galilea. Mereka memeriksa alamat-Nya dan lupa mendengarkan suara-Nya.

Nikodemus mencoba mengetuk akal sehat mereka: bukankah hukum kita tidak menghukum orang sebelum didengar? Ia langsung disemprot. Begitulah bila hati sudah menutup, aturan sendiri pun dilanggar demi menolak kebenaran.

Yeremia dalam bacaan pertama merasa seperti anak domba yang dibawa untuk disembelih. Firman memang sering bernasib begitu: dikagumi para penjaga, disingkirkan para penguasa.

Kita ini pendengar yang mana? Yang masih bisa tertegun, atau yang sudah penuh dengan kesimpulan?

Tuhan, berilah aku telinga para penjaga itu, yang masih sanggup terpikat oleh sabda-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →