‹ Semua renungan

Kamis, 18 Februari 2027

Mengetok Sampai Dibuka

Anak kecil tidak pernah malu meminta. Ia menarik-narik baju ibunya, mengulang permintaannya sampai dijawab. Ia belum belajar gengsi, belum belajar putus asa.

Yesus menyuruh kita berdoa persis seperti itu: mintalah, carilah, ketoklah. Tiga kata kerja yang semuanya aktif dan berulang. Doa bukan pengumuman sekali jadi, melainkan ketukan yang sabar di pintu Bapa. Yang menyerah pada ketukan kelima tidak akan pernah tahu bahwa pintu itu nyaris terbuka.

Jaminannya diambil dari pengalaman paling sederhana: adakah bapak yang memberi batu ketika anaknya minta roti, atau memberi ular ketika anaknya minta ikan? Jika kita yang jahat saja tahu memberi yang baik kepada anak-anak kita, apalagi Bapa yang di surga. Tetapi catat baik-baik: yang dijanjikan adalah pemberian yang baik, bukan semua yang kita pesan. Kadang jawaban-Nya berbeda dari permintaan kita, namun tidak pernah lebih buruk.

Bacaan pertama menghadirkan Ratu Ester, perempuan yang terjepit ancaman maut dan tidak punya senjata apa-apa selain doa. Ia mengetok pintu Allah dengan seluruh ketakutannya, dan pintu itu terbuka bagi keselamatan bangsanya.

Pintu mana yang sudah berhenti kita ketok karena keburu menyerah?

Bapa, berilah aku kepolosan anak kecil: meminta tanpa malu, mengetok tanpa lelah, percaya tanpa syarat. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →