‹ Semua renungan

Senin, 1 Februari 2027

Pulang Sebagai Kabar

Orang yang baru lepas dari masa kelam biasanya ingin merantau. Ganti kota, ganti lingkungan, mulai dari nol di tempat yang tidak tahu masa lalunya. Rasanya masuk akal. Siapa yang betah tinggal di antara orang-orang yang hafal keburukan kita?

Orang Gerasa yang dibebaskan dari Legion itu juga begitu. Ia memohon ikut naik perahu bersama Yesus. Di kampungnya ia dikenal sebagai orang pekuburan, yang rantainya selalu putus, yang teriakannya memecah malam. Pergi jauh tampak seperti satu-satunya jalan hidup baru.

Tetapi Yesus menolak. Pulanglah ke rumahmu, kata-Nya, dan beritahukanlah segala sesuatu yang telah diperbuat Tuhan atasmu. Justru di tempat orang paling mengenal masa lalunya, kesaksiannya paling berbunyi. Rahmat yang mengubah hidup paling terlihat oleh tetangga yang tahu persis hidup lamanya. Dan benar: seluruh Dekapolis menjadi heran.

Surat Ibrani hari ini menutup daftar panjang para saksi iman. Mereka pun bersaksi bukan dari tempat yang aman: di gua, di padang gurun, di penjara. Kesaksian memang jarang memilih tempat yang enak.

Di rumah kita sendiri, di antara orang yang paling hafal kelemahan kita, beranikah kita menceritakan apa yang Tuhan perbuat?

Tuhan, utuslah aku mulai dari ruang makan rumahku sendiri. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →