‹ Semua renungan

Sabtu, 30 Januari 2027

Berangkat Tanpa Peta

Ada keberanian khas para perantau. Berangkat dari kampung dengan satu tas, alamat yang samar, dan keyakinan bahwa di kota nanti pasti ada jalan. Orang tua melepasnya di terminal dengan doa, bukan dengan kepastian.

Surat Ibrani hari ini merumuskan iman dengan indah: "dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat." Lalu contohnya disebut: Abraham, yang berangkat "dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui". Bapa orang beriman itu pada dasarnya seorang perantau tanpa peta. Yang ia pegang bukan rute, melainkan Pribadi yang berjanji.

Injil menambahkan gambar kedua: perahu di tengah taufan, ombak menyembur masuk, dan Yesus tidur di buritan. Para murid panik, "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?" Yesus bangun, menghardik angin, lalu bertanya, "Mengapa kamu begitu takut?"

Dua kisah ini berbicara hal yang sama. Iman tidak menghapus ketidakpastian dan badai. Iman mengubah pertanyaannya: bukan lagi "apakah jalanku aman?", melainkan "siapa yang menyertai aku di jalan ini?" Abraham tidak tahu tujuannya, tetapi tahu siapa yang memanggil. Para murid sejenak lupa siapa yang ada di perahu mereka.

Tuhan, aku tidak selalu tahu arah jalanku tahun ini. Cukuplah aku tahu Engkau ada di perahuku. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →