‹ Semua renungan

Sabtu, 16 Januari 2027

Pisau Dapur

Ibu-ibu di dapur tahu satu rahasia yang terdengar terbalik: pisau tumpul justru lebih berbahaya daripada pisau tajam. Pisau tumpul membuat tangan memaksa, lalu meleset. Pisau tajam bekerja bersih, sekali iris, selesai.

Surat Ibrani melukiskan firman Allah sebagai yang paling tajam: "lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh." Firman sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati. Tidak ada makhluk yang tersembunyi di hadapan-Nya.

Kedengarannya mengerikan. Tetapi tajamnya firman bukan tajam perampok, melainkan tajam pisau bedah. Ia mengiris untuk menyembuhkan, membuka untuk mengeluarkan yang busuk. Buktinya ada di ayat berikutnya: Imam Besar kita bukanlah yang tidak dapat merasakan kelemahan kita. Ia turut merasa, sebab Ia sendiri pernah dicobai.

Injil memperlihatkan tangan tabib itu bekerja. Yesus memanggil Lewi, pemungut cukai yang dibenci orang, lalu makan semeja dengan para pendosa. Kata-Nya, "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit."

Jadi jangan takut ketika firman terasa menusuk. Yang perlu ditakuti justru bila kita tidak pernah lagi merasa teriris.

Tuhan, irislah aku dengan firman-Mu di bagian yang paling kusembunyikan, sebab Engkau mengiris untuk menyembuhkan. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →