Jumat, 15 Januari 2027
Digotong Empat Orang
Di kampung, orang sakit yang tidak bisa berjalan digotong beramai-ramai: pakai kursi, pakai tandu darurat dari sarung dan bambu. Butuh paling sedikit empat orang, satu di tiap ujung. Kurang satu saja, tandu miring.
Injil hari ini persis gambar itu. Seorang lumpuh dibawa kepada Yesus, "digotong oleh empat orang". Rumah penuh sesak, pintu buntu. Mereka tidak pulang. Mereka naik, membongkar atap, dan menurunkan tilam itu tepat di depan Yesus.
Lalu datang kalimat yang layak dibaca pelan-pelan: "Ketika Yesus melihat iman mereka..." Iman mereka. Bukan iman si lumpuh. Yang tercatat justru iman para penggotong: iman yang berkeringat, memanjat, dan berani membongkar genteng.
Ternyata ada orang yang sampai kepada Tuhan karena digotong iman orang lain. Anak yang didoakan ibunya bertahun-tahun. Teman yang diajak kembali ke gereja. Orang sakit yang dikunjungi umat selingkungan. Barangkali kita sendiri pun dulu tiba di hadapan Tuhan karena ada yang menggotong.
Maka pertanyaan hari ini bukan hanya soal iman pribadi. Siapa yang sedang terbaring dan menunggu kita angkat? Dan bersama siapa kita memikul ujung-ujung tandunya?
Tuhan, jadikan aku salah satu dari empat penggotong itu, yang tidak menyerah walau pintu penuh sesak. Amin.