‹ Semua renungan

Kamis, 7 Januari 2027

Hafal Alamat

Kita punya saudara yang alamatnya kita hafal di luar kepala. Nama jalannya, nomor rumahnya, bahkan warna pagarnya. Tetapi bertahun-tahun kita tidak pernah datang. Hafal alamat ternyata bukan jaminan berkunjung.

Itulah potret para ahli Taurat dalam kisah para majus. Ditanya Herodes di mana Mesias dilahirkan, mereka menjawab cepat dan tepat: di Betlehem, lengkap dengan kutipan dari kitab nabi. Pengetahuan mereka sempurna, tanpa cela.

Tetapi sesudah menjawab, mereka kembali ke urusan masing-masing. Betlehem itu dekat, hanya beberapa jam berjalan kaki dari Yerusalem. Tidak satu pun berangkat. Yang menempuh jalan justru orang-orang asing dari Timur yang modalnya cuma seberkas cahaya bintang.

Ini peringatan yang halus tetapi tajam bagi kita yang sudah lama beragama. Hafal doa, hafal ayat, hafal jadwal misa. Pertanyaannya bukan seberapa hafal, melainkan seberapa berangkat. Iman yang berhenti di kepala mirip alamat yang dihafal tanpa pernah dikunjungi: benar, tetapi tidak menghangatkan siapa-siapa. Jarak dari tahu ke berangkat, itulah ukuran iman.

Hari ini, satu langkah kecil saja. Pengetahuan iman mana yang sudah lama kita tahu tetapi belum pernah kita jalankan?

Tuhan, jangan biarkan aku puas menjadi penunjuk jalan yang tidak pernah ikut berjalan. Gerakkanlah kakiku menuju Engkau. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →