‹ Semua renungan

Jumat, 11 Desember 2026

Serba Salah

Ada orang yang kerjanya berkomentar. Tetangga hajatan besar, katanya pamer. Hajatan sederhana, katanya pelit. Kita bekerja keras, katanya ambisius. Kita santai, katanya pemalas. Di matanya, semua orang serba salah, kecuali dirinya sendiri.

Kemarin Yesus memuji Yohanes sebagai yang terbesar di antara mereka yang dilahirkan perempuan. Hari ini Ia menyindir angkatan yang menolak Yohanes sekaligus menolak Dia. Sindirannya diambil dari permainan anak-anak di pasar: kami meniup seruling, kamu tidak menari; kami menyanyikan kidung duka, kamu tidak berkabung. Yohanes datang berpuasa, dibilang kerasukan setan. Anak Manusia datang makan dan minum, dibilang pelahap dan peminum. Serba salah.

Persoalannya bukan pada Yohanes atau Yesus. Persoalannya pada hati yang memang sudah memutuskan untuk tidak mau. Orang yang tidak mau percaya akan selalu menemukan alasan, sebagaimana orang yang mau percaya akan selalu menemukan jalan.

Adven menguji kita di titik ini. Jangan-jangan kita pun menyambut Tuhan dengan daftar syarat: mau mendengarkan-Nya asal lewat pengkotbah yang cocok, asal jawabannya enak, asal waktunya pas. Hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya, kata Yesus. Bukan oleh komentar kita.

Tuhan, bebaskanlah aku dari hati yang gemar berdalih. Buatlah aku sederhana dalam menyambut-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →