‹ Semua renungan

Senin, 7 Desember 2026

Membongkar Atap

Empat orang memikul satu orang lumpuh. Rumah penuh, pintu buntu. Orang biasa akan pulang dan berkata: sudah dicoba, tidak bisa. Mereka tidak. Mereka naik ke atas, membongkar atap rumah orang, dan menurunkan sahabat mereka tepat di depan Yesus.

Lukas mencatat satu kalimat yang layak direnungkan pelan-pelan: ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia, hai saudara, dosamu sudah diampuni. Iman mereka. Bukan iman si lumpuh yang disebut, melainkan iman para pemikulnya. Ada rahmat yang sampai kepada seseorang lewat kenekatan sahabat-sahabatnya.

Kita gampang berpikir iman itu urusan pribadi, tiket perorangan. Injil hari ini berkata lain. Iman bisa dipikul bersama, seperti tandu. Doa seorang ibu untuk anaknya yang menjauh dari gereja. Kesetiaan seorang teman menemani yang sakit. Semua itu tandu yang bergerak ke arah Yesus.

Santo Ambrosius, yang kita kenang hari ini, pernah menjadi tandu semacam itu. Air mata dan doa Monika, ditambah kotbah uskup Milan ini, ikut memikul Agustinus muda sampai ke depan Kristus. Dunia mengenal buahnya.

Siapa yang sedang lumpuh di sekitar kita dan menunggu dipikul? Bila pintu tertutup, masih ada atap.

Tuhan, jadikanlah aku pemikul tandu bagi mereka yang tak sanggup berjalan sendiri kepada-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →