‹ Semua renungan

Jumat, 27 November 2026

Membaca Tunas

Petani tidak memerlukan kalender untuk mengenali musim. Ia membaca langit, angin, dan tunas. Pohon yang mulai bertunas tidak pernah berbohong: musim baru sudah di ambang pintu.

Kemarin kita diajak mengangkat muka di tengah goncangan. Hari ini Yesus mengajari cara membacanya: perhatikanlah pohon ara. Apabila tunasnya keluar, kamu tahu sendiri musim panas sudah dekat. Tanda-tanda zaman bukan untuk ditakuti, melainkan untuk dibaca. Allah tidak mendidik kita menjadi penebak tanggal kiamat; Ia mendidik kita menjadi pembaca musim.

Lalu Yesus menutup dengan kalimat yang tenang sekali: langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. Di dunia tempat segala hal kedaluwarsa, ada satu yang tidak.

Yohanes dalam Kitab Wahyu melihat ujung dari semua itu: langit yang baru dan bumi yang baru, dan Yerusalem baru turun dari surga berhias bagaikan pengantin. Akhir dunia dalam iman kristiani bukan pembatalan ciptaan, melainkan pembaruannya. Bukan gedung dirobohkan lalu ditinggal, melainkan rumah lama dibangun kembali untuk pesta.

Tahun liturgi tinggal menghitung hari. Sebelum lembaran baru dibuka, baiklah bertanya: tunas apa yang sedang Allah tumbuhkan dalam hidupku, dan sudahkah kubaca?

Tuhan, berilah aku mata petani: sabar membaca musim-Mu dan percaya pada perkataan-Mu yang tidak berlalu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →