‹ Semua renungan

Rabu, 25 November 2026

Sehelai Rambut

Tidak ada orang yang menghitung rambutnya sendiri. Setiap hari beberapa helai rontok tanpa kita tahu. Terlalu kecil untuk dipedulikan.

Kemarin Yesus berbicara tentang batu Bait Allah yang akan runtuh. Hari ini nadanya semakin pribadi: kamu akan ditangkap, dianiaya, diserahkan, bahkan oleh orang tua dan saudara sendiri. Lalu di tengah daftar gelap itu Ia menyisipkan kalimat yang janggal: tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang. Bagaimana mungkin? Beberapa dari kamu akan dibunuh, kata-Nya sendiri, tetapi rambut tidak hilang? Yesus sedang bicara tentang jaminan yang lebih dalam daripada keselamatan badan: tidak ada bagian dari diri kita, sekecil apa pun, yang lepas dari perhatian Bapa. Maut sekalipun tidak membuat kita hilang dari genggaman-Nya.

Kalimat yang paling mengejutkan justru ini: hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. Kesulitan tidak ditiadakan; ia dialihfungsikan. Panggung yang dirancang untuk mempermalukan para murid diubah Allah menjadi mimbar.

Kesulitan kita pekan ini mungkin bukan penjara. Mungkin hanya rapat yang menegangkan, keluarga yang salah paham, sakit yang tak kunjung reda. Jangan-jangan itu kesempatan bersaksi yang sedang menyamar.

Tuhan, Engkau menghitung rambut di kepalaku. Kupercayakan hari ini kepada-Mu, dan jadikan kesulitanku kesaksian. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →