Jumat, 13 November 2026
Hari yang Biasa Saja
Hujan besar jarang mengirim undangan. Langit memang mendung sejak pagi, tetapi jemuran tetap di luar dan kita tetap merasa masih sempat. Lalu air tumpah sekaligus, dan seisi rumah berlarian.
Kemarin Yesus berkata Kerajaan Allah ada di antara kita. Hari ini Ia bicara tentang hari kedatangan Anak Manusia, dan contoh yang Ia pakai justru hari-hari paling biasa: zaman Nuh dan zaman Lot. Orang makan dan minum, kawin dan dikawinkan, membeli dan menjual, menanam dan membangun. Coba periksa daftar itu: tidak ada satu dosa pun disebut. Semuanya kegiatan halal. Masalah mereka satu saja: tenggelam dalam yang biasa sampai tidak siap untuk yang menentukan.
Ingatlah akan isteri Lot, kata Yesus. Perempuan itu badannya sudah keluar dari kota, tetapi hatinya masih tertinggal di dalamnya. Menoleh itu tanda hati belum ikut pindah.
Berjaga-jaga ternyata bukan berhenti bekerja, berhenti menanam, berhenti membangun. Ia tetap mengerjakan semuanya, tetapi dengan hati yang tidak tergadai. Barangsiapa berusaha memelihara nyawanya akan kehilangan, kata Yesus; yang berani melepas justru menyelamatkan.
Hari ini kelihatannya hari biasa. Justru di hari macam inilah Tuhan suka datang.
Tuhan, di tengah kesibukanku yang biasa, jagalah hatiku tetap terjaga bagi-Mu. Amin.